Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta kepala daerah Aceh mempercepat pengumpulan data rumah terdampak bencana sebagai dasar penyaluran bantuan hunian dan pemulihan masyarakat. Dalam rapat bersama Presiden Prabowo Subianto dan pejabat terkait di Aceh Tamiang, Tito menekankan kecepatan dan akurasi data sebagai kunci utama.
Berdasarkan data per 27 Desember, tercatat sekitar 213.000 rumah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan meliputi dukungan biaya rumah rusak ringan-sedang, pengadaan isi rumah, pemulihan ekonomi keluarga, hingga hunian sementara dan dana tunggu hunian untuk rumah rusak berat.
Pengumpulan data dilakukan dari tingkat kampung, diverifikasi bupati bersama Kapolres dan Kajari, dan dapat dikirim bertahap. Skema ini terbukti efektif, misalnya di Tapanuli Selatan, di mana jumlah pengungsi berkurang drastis dari 21 ribu menjadi 4 ribu. Tito menegaskan, masalah utama penyaluran bantuan bukan dana, tetapi kelengkapan dan akurasi data rumah terdampak.
Sumber antaranews.com
