Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa pertemuan tahunan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong pada Senin (6/7/2026) akan diwarnai penandatanganan sebanyak 26 nota kesepahaman (MoU) dan kesepakatan kerja sama antara kedua negara.
Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Singapura di berbagai sektor strategis. Beberapa kerja sama yang akan diumumkan atau ditandatangani mencakup bidang lingkungan hidup, pengembangan ekonomi rendah karbon, hingga kolaborasi perdagangan karbon yang menjadi perhatian kedua negara.
Sebelumnya, Indonesia dan Singapura juga telah menandatangani nota kesepahaman kerja sama perlindungan lingkungan hidup yang melibatkan Menteri Lingkungan Hidup Indonesia dan Menteri Keberlanjutan serta Lingkungan Hidup Singapura. Kerja sama tersebut membuka peluang kolaborasi dalam pengelolaan limbah, ekonomi sirkular, pengendalian polusi lintas batas, serta penanganan perubahan iklim.
Selain memperkuat kerja sama lingkungan, kedua negara juga berkomitmen mendorong pengembangan sumber daya manusia, penelitian bersama, proyek percontohan ramah lingkungan, serta transfer teknologi. Langkah tersebut diharapkan semakin mempererat kemitraan strategis Indonesia dan Singapura sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan.
