Gondangrejo Jadi Fokus, Jasa Raharja Sukoharjo Intensifkan Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Berbasis Domisili Korban 

Gondangrejo Jadi Fokus, Jasa Raharja Sukoharjo Intensifkan Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Berbasis Domisili Korban 

Karanganyar – Dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara, PT Jasa Raharja Cabang Sukoharjo melaksanakan Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi di Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat secara langsung melalui pendekatan berbasis domisili korban, sekaligus mendorong peran aktif aparatur wilayah dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.

Kecamatan Gondangrejo dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu wilayah dengan jumlah korban kecelakaan lalu lintas tertinggi berdasarkan data domisili korban. Melalui program ini, sebanyak kurang lebih 70 aparatur kecamatan dan desa diberdayakan sebagai Agen Keselamatan Transportasi yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan edukasi keselamatan serta menyusun langkah-langkah preventif di lingkungan masing-masing.

Mengusung tema “Keselamatan untuk Indonesia Maju” serta tagline “Mengedukasi, Menginspirasi, dan Menggerakkan Masyarakat untuk Keselamatan”, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi preventif Jasa Raharja dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Kegiatan ini juga merupakan wujud sinergi lintas sektor yang melibatkan Satlantas Polres Karanganyar dan Dinas Perhubungan Kabupaten Karanganyar, guna memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam upaya peningkatan keselamatan transportasi.

Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan pembekalan materi terkait kondisi terkini kecelakaan lalu lintas, faktor-faktor penyebab dominan seperti human error, kondisi kendaraan, dan lingkungan jalan, serta pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas. Selain itu, dilakukan diskusi interaktif untuk mengidentifikasi potensi risiko kecelakaan di masing-masing wilayah serta merumuskan langkah mitigasi yang dapat diterapkan secara langsung di tingkat desa.

Pendekatan berbasis domisili korban yang diterapkan dalam program ini dinilai efektif dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat, karena pesan keselamatan disampaikan melalui aparatur yang memiliki kedekatan langsung dengan lingkungan warga. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas sosialisasi serta mendorong perubahan perilaku berlalu lintas secara nyata.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sukoharjo dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa pemberdayaan aparatur wilayah merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan edukasi keselamatan. “Melalui peran aktif aparatur kecamatan dan desa, kami berharap pesan keselamatan dapat tersampaikan secara lebih dekat, tepat sasaran, dan berkelanjutan, sehingga mampu menumbuhkan budaya keselamatan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara Jasa Raharja, Kepolisian, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan. Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program preventif yang berkelanjutan guna mendukung terwujudnya Indonesia yang lebih maju dan selamat.