Transformasi Danantara Berbuah Manis, Kinerja BUMN Tunjukkan Lonjakan Laba

Transformasi Danantara Berbuah Manis, Kinerja BUMN Tunjukkan Lonjakan Laba

Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dijalankan melalui Danantara mulai menunjukkan hasil positif. Sejumlah perusahaan pelat merah mencatat pertumbuhan laba yang signifikan pada 2026 setelah sebelumnya berhasil melampaui target kinerja sepanjang 2025.

Berdasarkan data kinerja unaudited, PT Pelindo membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp2,01 triliun atau meningkat 94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, Pupuk Indonesia Group mencatat lonjakan laba bersih yang lebih tinggi, mencapai Rp6,70 triliun atau tumbuh 230 persen secara tahunan.

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menilai capaian tersebut menjadi indikasi bahwa strategi transformasi yang diterapkan mulai memberikan dampak nyata terhadap kinerja perusahaan negara. Menurutnya, fokus ke depan adalah menjaga konsistensi pertumbuhan, memperkuat tata kelola, serta memastikan transparansi informasi kepada publik.

Sejak dibentuk pada 2025, Danantara mengusung pengelolaan BUMN yang lebih terintegrasi dengan pendekatan berbasis data dan pengawasan yang lebih ketat. Strategi tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendorong profitabilitas perusahaan-perusahaan negara.

Pemerintah optimistis tren positif ini dapat terus berlanjut dan memperkuat kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional. Selain meningkatkan keuntungan perusahaan, transformasi yang dijalankan juga diharapkan mampu mendorong kualitas layanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat melalui tata kelola yang lebih akuntabel dan transparan.

Sumber RRI.co.id