Klungkung – Upaya meningkatkan kualitas layanan Samsat Digital Nasional (SIGNAL) terus dilakukan melalui sinergi lintas instansi. Dalam rangka mengevaluasi implementasi layanan SIGNAL di wilayah kepulauan, Kementerian Dalam Negeri melaksanakan kunjungan kerja ke UPTD Samsat Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, untuk meninjau secara langsung pelaksanaan layanan SIGNAL di Pulau Nusa Penida sebagai salah satu pulau terluar di Provinsi Bali.
Kegiatan tersebut didampingi oleh Kepala Bidang Teknologi Informasi Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali, Putu Mega Indrawan, S.STP., M.AP., Kepala UPTD Samsat Klungkung, I Dewa Gede Krisna Adhi Nugraha., serta Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Samsat Pembantu Nusa Penida, Putu Bayu Hardika Raharja Pande, S.Kom. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi wujud kolaborasi dalam memastikan implementasi layanan digital Samsat dapat berjalan optimal hingga menjangkau wilayah kepulauan.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan layanan SIGNAL sekaligus berdiskusi mengenai berbagai aspek teknis dan operasional guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, turut disampaikan rencana pengembangan fitur pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui QRIS menggunakan kartu kredit yang diterbitkan bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Inovasi tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan metode pembayaran sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor secara digital.
Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung transformasi digital pelayanan Samsat agar semakin mudah diakses oleh masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan. Optimalisasi layanan SIGNAL diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang modern, efektif, dan terintegrasi.
Di lain tempat, Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali, Abdillah, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa pemerataan layanan digital hingga wilayah kepulauan merupakan langkah strategis dalam memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh masyarakat.
“Transformasi digital harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk yang berada di wilayah kepulauan seperti Nusa Penida. Melalui sinergi antara Kementerian Dalam Negeri, Tim Pembina Samsat, dan seluruh pemangku kepentingan, kami berharap implementasi SIGNAL terus berkembang sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin mudah, cepat, aman, dan inklusif,” ujar Abdillah.
