Pangan, Energi, dan Kekuatan Nasional Jadi Fokus Pemerintah 2026

Pangan, Energi, dan Kekuatan Nasional Jadi Fokus Pemerintah 2026

Pemerintah menegaskan ketahanan pangan dan energi sebagai prioritas utama untuk menghadapi tekanan geopolitik global. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa swasembada pangan menjadi bukti keberhasilan strategi pemerintah, sekaligus fondasi kedaulatan bangsa.

Maruarar menekankan pentingnya kemandirian pangan dan energi agar Indonesia tidak tergantung pada kekuatan luar, mengingat ketegangan geopolitik di berbagai wilayah dunia seperti Amerika Latin, Rusia-Ukraina, dan konflik Tiongkok-Amerika Serikat. Ia juga menyoroti penguatan kekuatan TNI sebagai bagian dari strategi menjaga kedaulatan, mengingat kekayaan sumber daya alam Indonesia yang melimpah seperti nikel, bauksit, mangan, batu bara, dan minyak.

Selain itu, pemerintah menegakkan hukum terhadap penggunaan lahan ilegal. Maruarar menyebut telah menyita 4 juta hektare tanah ilegal untuk kepentingan negara dan menegaskan langkah ini berlaku secara tegas terhadap siapa pun, termasuk pihak berkekayaan besar.

Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan fondasi utama kemerdekaan bangsa. Negara yang masih bergantung pada negara lain untuk kebutuhan pangan tidak dapat disebut merdeka. Langkah-langkah ini mencerminkan fokus pemerintah 2026 untuk menjaga kedaulatan nasional melalui ketahanan pangan, energi, dan kekuatan pertahanan.

Dikutip dari RRI.co.id