Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menilai program Sekolah Rakyat sebagai langkah strategis dalam mengentaskan kemiskinan melalui perluasan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Menurutnya, Sekolah Rakyat memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa membebani biaya orang tua. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul sekaligus memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan.
Selain dampak sosial, pembangunan Sekolah Rakyat juga dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja, penggunaan material daerah, hingga meningkatnya aktivitas usaha kecil di sekitar lokasi pembangunan.
Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan. Tahap kedua pembangunan Sekolah Rakyat sendiri mencakup 104 lokasi di berbagai wilayah Indonesia.
Sementara itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti menambahkan bahwa program ini membuka peluang lebih luas bagi masyarakat miskin untuk mengenyam pendidikan, sekaligus menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan jangka panjang.
Dikutip dari antaranews.com
