Laman resmi Sahabat Pegadaian merilis pembaruan nilai jual logam mulia untuk perdagangan pada Jumat pagi pukul 07.55 WIB. Berbeda dengan tren di pasar komoditas lain, harga emas batangan dari tiga produsen utama, yaitu Antam, UBS, dan Galeri24, justru dilaporkan kompak mengalami penurunan dibandingkan dengan posisi pada hari Kamis kemarin.
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun, penurunan nilai investasi ini terjadi pada seluruh produk lini dengan rincian harga per gram sebagai berikut:
- Emas Antam: Mengalami penyusutan menjadi Rp2.865.000 per gram dari yang sebelumnya berada di angka Rp2.897.000 per gram.
- Emas UBS: Mengalami penurunan harga menjadi Rp2.764.000 per gram dari posisi sebelumnya senilai Rp2.825.000 per gram.
- Emas Galeri24: Merosot ke angka Rp2.739.000 per gram setelah sebelumnya dipasarkan seharga Rp2.774.000 per gram.
Setiap produsen menyediakan variasi kuantitas yang berbeda bagi para nasabah. Produk Galeri24 dipasarkan dengan rentang gramasi paling lengkap mulai dari pecahan 0,5 gram hingga 1.000 gram. Sementara itu, untuk produk UBS tersedia dalam rentang ukuran 0,5 gram sampai 500 gram, sedangkan tampilan harga untuk merek Antam di platform ini dibatasi mulai dari pecahan 0,5 gram hingga 100 gram saja.
Sebagai panduan nilai transaksi bagi para calon pembeli di outlet pegadaian hari ini, berikut adalah rincian dasar pecahan dari ketiga jenama tersebut:
Merek Galeri24
- Ukuran 0,5 gram: Rp1.437.000
- Ukuran 1 gram: Rp2.739.000
- Ukuran 10 gram: Rp26.792.000
- Ukuran 100 gram: Rp266.133.000
- Ukuran 1.000 gram: Rp2.654.779.000
Merek Antam
- Ukuran 0,5 gram: Rp1.485.000
- Ukuran 1 gram: Rp2.865.000
- Ukuran 10 gram: Rp28.411.000
- Ukuran 100 gram: Rp280.397.000
Merek UBS
- Ukuran 0,5 gram: Rp1.494.000
- Ukuran 1 gram: Rp2.764.000
- Ukuran 10 gram: Rp26.962.000
- Ukuran 500 gram: Rp1.340.160.000
Pihak manajemen mengingatkan bahwa pergerakan grafik harga dasar emas batangan di outlet Pegadaian bersifat fluktuatif dan sewaktu-waktu bisa mengalami perubahan kembali mengikuti dinamika pasar finansial global.
Dikutip dari antaranews.com
