Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Agam) mengusulkan penyaluran bantuan dan evakuasi korban melalui helikopter di Kecamatan Malalak, Sumatera Barat, menyusul jalan yang ambles dan tertimbun tanah longsor. Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, menyampaikan usulan ini kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi saat berkunjung ke lokasi.
Enam jorong di Nagari atau Desa Malalak Timur terisolasi total karena jalan penghubung putus akibat longsor. BPBD telah menyiapkan lokasi pendaratan helikopter, dan rencana penyaluran bantuan melalui udara dijadwalkan dilakukan Sabtu (29/11).
Selain Malalak, beberapa kecamatan di Agam juga terisolasi karena jalan tertutup tanah longsor, termasuk ruas jalan provinsi Lubuk Basung menuju Bukittinggi, Padang Koto Gadang ke Kecamatan Matur, serta jalan nasional Bukittinggi–Medan. Arus lalu lintas dari luar masuk Agam sangat terbatas, hanya bisa melalui Lubuk Basung menuju Kota Padang.
BPBD berharap curah hujan segera berkurang agar 88 korban tanah longsor segera ditemukan dan pemulihan dampak bencana dapat dilakukan.
Dikutip dari antaranews.com
