Banjir dan Longsor Meluas di Pasaman Barat: 10 Kecamatan Terdampak, Ratusan Rumah Rusak

Banjir dan Longsor Meluas di Pasaman Barat: 10 Kecamatan Terdampak, Ratusan Rumah Rusak

Banjir dan longsor kembali melanda Pasaman Barat, Sumatra Barat, sejak Senin dan masih berlangsung hingga saat ini. BPBD Pasaman Barat mencatat peningkatan wilayah terdampak dari tujuh menjadi 10 kecamatan. Kepala BPBD, Jhon Edwar, menyebutkan bahwa proses evakuasi warga dan distribusi logistik telah dilakukan sejak awal kejadian.

Di Kecamatan Talamau, longsor terjadi di Kelok Kaco namun akses kini kembali dapat dilalui. Banjir di Jorong Benteng dan Sinuruik merendam 32 rumah. Sementara itu, longsor di perbatasan Paraman dan Benteng telah berhasil ditangani. Banjir juga merusak 30 hektare lahan pertanian dengan kerugian mencapai Rp90 juta.

Di Kecamatan Pasaman, pohon tumbang sempat menutup akses Padang Tujuh tetapi sudah dibersihkan petugas. Banjir di Aia Gadang Barat berdampak pada 79 rumah dan 346 jiwa. Kondisi jalan kini berangsur membaik seiring surutnya air.

Wilayah Sungai Aur juga terdampak banjir di jalur lintas Ujung Gading Ai Haji serta merendam lahan setengah hektare. Di Sungai Beremas, luapan air sungai menutup sebagian badan jalan di sekitar Jembatan Besi Silawai Timur.

Kecamatan Ranah Batahan mencatat 70 rumah terendam, memengaruhi 310 jiwa, serta kerusakan 45 hektare lahan pertanian senilai Rp135 juta. Di Kinali, banjir menggenangi 25 rumah dan menutup akses Mandiangin–Wonosari. Kerugian sektor pertanian mencapai Rp90 juta.

Kecamatan Sasak Ranah Pasisia melaporkan 120 rumah terendam, dengan 250 keluarga terdampak. Pondok Karambia turut mencatat 43 rumah terendam. Di Koto Balingka, banjir menyebabkan jalan terban di Aek Nabirong serta merusak beberapa titik di Jorong Sikabau.

Lembah Melintang terdampak banjir yang merusak 16 hektare lahan pertanian dengan kerugian mencapai Rp48 juta. Sementara itu, Kecamatan Gunung Tuleh dilanda longsor di Muaro Sitabu yang menimbun beberapa rumah, dan pembersihan material masih dilakukan petugas.

Dikutip dari RRI.co.id