Pemerintah terus mengoptimalkan peran desa dalam membangun ekosistem pangan nasional melalui kolaborasi antara Perkumpulan Aparatur Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini diarahkan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan desa memiliki posisi strategis dalam pembangunan sektor pangan. Menurutnya, sinergi berbagai lembaga di tingkat desa tidak hanya memperluas akses pasar bagi petani dan pelaku usaha lokal, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Program MBG turut membuka peluang ekonomi baru melalui kemitraan antara SPPG dan pemasok lokal. Saat ini, lebih dari 148 ribu pemasok telah terlibat dalam rantai pasok program tersebut yang terdiri dari koperasi, BUMDes, UMKM, hingga KDMP. Selain menyediakan bahan pangan, KDMP juga berperan dalam penyaluran pupuk bersubsidi, LPG, beras SPHP, serta menjadi penyangga hasil panen petani.
Hingga akhir Juni 2026, seluruh 83.383 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah berbadan hukum. Pemerintah menilai penguatan kelembagaan desa ini akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem pangan yang berkelanjutan, sekaligus mendorong perputaran ekonomi bernilai ratusan triliun rupiah dan membuka sekitar 1,2 juta lapangan kerja di berbagai daerah.
Dikutip dari RRI.co.id
