Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyebut tingginya screen time anak di Indonesia sebagai masalah serius yang perlu perhatian seluruh pihak. Menko PMK, Pratikno, mengungkapkan bahwa rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan lebih dari 7,5 jam di depan layar, termasuk anak-anak di bawah dua tahun.
Paparan layar yang berlebihan berdampak pada kesehatan mental, kemampuan bersosialisasi, dan perkembangan perilaku anak. Temuan Cek Kesehatan Gratis (CKG) menunjukkan peningkatan indikasi gangguan mental pada anak dan remaja akibat disrupsi teknologi dan aktivitas di dunia maya.
Pratikno menegaskan pentingnya upaya komprehensif untuk mendukung pengelolaan screen time, menyediakan fasilitas yang mendorong interaksi sosial, serta mengurangi masalah kesehatan mental. Data Kemenkes juga menunjukkan prevalensi gangguan mental di Indonesia, dengan angka tertinggi di Jawa Barat sebesar 4,4 persen, menegaskan urgensi penanganan masalah ini.
Dikutip dari RRI.co.id
