Ribuan Sekolah Rusak di Sumatra, Save The Children Apresiasi Semangat Anak

Ribuan Sekolah Rusak di Sumatra, Save The Children Apresiasi Semangat Anak

Jakarta — Lebih dari 4.000 sekolah di Sumatra terdampak banjir, meninggalkan ribuan fasilitas pendidikan hancur dan tak layak digunakan. Save The Children menyatakan apresiasi terhadap semangat anak-anak yang tetap ingin belajar di tengah keterbatasan. CEO Dessy Kurwiany Ukar menyebut pengalaman bertemu seorang siswi bernama Nana menunjukkan tekad tinggi pelajar meski sekolah dan peralatan belajar mereka hancur.

Untuk mendukung pemulihan, Super Indo menyalurkan bantuan pembangunan sekolah modular di beberapa lokasi terdampak melalui kerja sama dengan Yayasan Sagraha Indonesia Peduli Sesama dan Save The Children. President Director Boudewijn menekankan pentingnya pendidikan sebagai prioritas dalam fase pemulihan pascabencana, agar anak-anak dapat kembali belajar dengan aman dan mengejar masa depan mereka.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan dan memastikan anak-anak tetap memiliki akses terhadap pendidikan yang layak, meskipun situasi bencana menimbulkan tantangan besar.

Dikutip dari RRI.co.id