Pemesanan Obligasi BTN Tembus Rp4,57 Triliun, Melonjak di Atas Target Emisi

Pemesanan Obligasi BTN Tembus Rp4,57 Triliun, Melonjak di Atas Target Emisi

Pemesanan obligasi BTN dalam penawaran umum berkelanjutan (PUB) mencatatkan hasil sangat positif. Hingga penutupan penawaran awal, total pemesanan mencapai Rp4,57 triliun, jauh melampaui target emisi sebesar Rp2,3 triliun. BTN menargetkan memperoleh Rp2 triliun dari PUB obligasi subordinasi dan Rp300 miliar dari social bond untuk memperkuat ekspansi pembiayaan sektor perumahan, selaras dengan program 3 juta rumah pemerintah.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyampaikan bahwa penerbitan obligasi subordinasi ini merupakan strategi penguatan modal tier 2 untuk mendukung pertumbuhan bisnis, terutama pada segmen KPR. Pada penawaran awal, BTN menawarkan kupon indikatif 5,85–6,75 persen untuk tenor 5 tahun dan 5,25–5,75 persen untuk social bond tenor 3 tahun.

Minat investor tercatat sangat kuat dengan pemesanan mencapai Rp2,93 triliun untuk subordinated bond (1,47 kali oversubscribed) dan Rp1,64 triliun untuk social bond (5,47 kali oversubscribed). Dana yang dihimpun akan dialokasikan untuk pembiayaan KPR subsidi, perumahan terjangkau, pembangunan infrastruktur dasar, UMKM, serta ekosistem pendukung perumahan sesuai prinsip ESG. BTN menargetkan obligasi ini efektif pada 12 Desember 2025 dan tercatat di BEI pada 15 Desember 2025.

Dikutip dari antaranews.com