Pemerintah Dorong Akses Digital Merata, Fokus Blank Spot Desa

Pemerintah Dorong Akses Digital Merata, Fokus Blank Spot Desa

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menargetkan seluruh desa di Indonesia dapat terhubung internet pada 2026, termasuk sekitar 2.500 desa yang masih blank spot. Pernyataan ini disampaikan saat Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI, Senin (26/1/2026), dengan fokus mempercepat pembangunan infrastruktur digital di daerah tertinggal, terutama wilayah timur Indonesia seperti Papua dan Gorontalo.

Program Internet Rakyat melalui lelang frekuensi 1,4 GHz diinisiasi untuk menjamin layanan internet terjangkau bagi masyarakat ekonomi lemah. Skor indeks transformasi digital nasional Indonesia meningkat dari 52,95 pada 2023 menjadi 54,29 pada 2024.

Anggota Komisi I DPR, Mulyadi, menekankan pentingnya pengawasan ruang digital agar masyarakat mendapatkan informasi akurat. Ia mengingatkan bahwa tanpa antisipasi sejak dini, kebebasan ruang digital berpotensi menimbulkan dampak negatif, terutama bagi generasi muda. Pemerintah diharapkan menyeleksi dan mengawasi konten digital agar informasi yang beredar aman dan bermanfaat.

Dikutip dari RRI.co.id