Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menekankan pentingnya persatuan di tengah konflik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, menyerukan para ulama dan kiai PBNU menempuh jalan islah dengan keluasan hati, ikhtiar, dan semangat pengabdian kepada umat.
Said menyayangkan konflik yang bermula dari pengelolaan pertambangan batu bara ini berkembang menjadi berita terbuka, disertai saling pecat-memecat. Ia menekankan bahwa perpecahan di PBNU tidak hanya merugikan organisasi, tetapi juga bangsa, karena NU merupakan jangkar utama kekuatan Islam Indonesia dalam pendidikan, ekonomi, dan pelayanan sosial.
PDI Perjuangan berharap semua pihak menahan diri, tidak memanas-manasi situasi melalui media atau forum pertemuan, dan menyerukan agar musytasar PBNU, kiai sepuh, serta ahlul halli wal aqdi menjadi jembatan tercapainya jalan islah. Beberapa Pengurus Wilayah NU (PWNU) juga menyerukan agar penyelesaian damai dan musyawarah diutamakan hingga Muktamar 2026, menjaga stabilitas organisasi dan kepercayaan publik.
Dikutip dari antaranews.com
