Kurs Rupiah Tertekan Usai AS Tangkap Presiden Venezuela Maduro

Kurs Rupiah Tertekan Usai AS Tangkap Presiden Venezuela Maduro

Jakarta – Nilai tukar rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS menyusul penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, oleh Amerika Serikat. Penangkapan ini menimbulkan kekhawatiran geopolitik yang menekan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan serangan besar ke Venezuela yang berakhir dengan penahanan Maduro dan istrinya, Cilia Flores, serta pemindahan mereka ke New York. Keduanya kini ditahan di Metropolitan Detention Center, Brooklyn, menghadapi dakwaan federal terkait perdagangan narkoba dan dugaan kerja sama dengan organisasi teroris. Maduro membantah seluruh tuduhan tersebut.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai dampak terhadap rupiah hanya bersifat sementara. Berdasarkan faktor ini, kurs rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.650-Rp16.800 per dolar AS.

Dikutip dari antaranews.com