Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Jantung: Tips Menjaga Kualitas Tidur dari Ahli

Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Jantung: Tips Menjaga Kualitas Tidur dari Ahli

Tidur bukan sekadar waktu istirahat, melainkan kebutuhan dasar yang sangat penting untuk kesehatan fisik, mental, dan umur panjang. Kurang tidur masih menjadi masalah umum di banyak negara dan dapat meningkatkan risiko penyakit kronis, termasuk tekanan darah tinggi dan gangguan jantung.

Menurut pakar klinis Julio Fernandez Mendoza, kebutuhan tidur setiap orang berbeda tergantung usia dan kondisi tubuh. Orang dewasa idealnya tidur 7–8 jam per malam, remaja membutuhkan lebih banyak, sementara lansia dapat cukup dengan 6–7 jam.

Mendoza menekankan bahwa kualitas tidur yang baik tidak selalu membutuhkan obat tidur. Perubahan kebiasaan dan pendekatan perilaku lebih efektif untuk memperbaiki pola tidur. Penelitian menunjukkan bahwa insomnia dapat memicu peningkatan hormon stres dan peradangan, yang lama-kelamaan berdampak pada kesehatan jantung.

Untuk menjaga kualitas tidur, ahli merekomendasikan beberapa kebiasaan sederhana:

  1. Bangun pada waktu yang sama setiap hari untuk menjaga ritme sirkadian.
  2. Gunakan tempat tidur hanya untuk tidur dan aktivitas seksual.
  3. Jika sulit tidur, jangan berbaring terlalu lama; lakukan aktivitas menenangkan di ruangan lain.
  4. Tetap beraktivitas seperti biasa meski tidur kurang; jangan menebus dengan tidur siang atau bangun kesiangan.
  5. Pergi tidur hanya saat benar-benar mengantuk.
  6. Kurangi konsumsi kafein dan alkohol, berhenti merokok, rutin olahraga, dan jaga pola makan.

Dengan menerapkan kebiasaan ini secara konsisten, kualitas tidur akan meningkat, sehingga risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung dapat ditekan. Tidur yang baik bukan hanya soal durasi, tetapi disiplin menciptakan rutinitas sehat setiap hari.

Dikutip dari liputan6.com