K.H. Ma’ruf Amin Apresiasi Kesepakatan Muktamar NU Bersama Ketua Umum dan Rais Aam PBNU

K.H. Ma’ruf Amin Apresiasi Kesepakatan Muktamar NU Bersama Ketua Umum dan Rais Aam PBNU

Mustasyar PBNU, K.H. Ma’ruf Amin, mengapresiasi kesepakatan penyelenggaraan Muktamar NU ke-35 secara bersama antara Ketua Umum PBNU dan Rais Aam PBNU. Kesepakatan ini dicapai dalam rapat konsultasi di Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis, sebagai bagian dari upaya menjaga kebersamaan dan keutuhan jam’iyah Nahdlatul Ulama.

“Pertemuan ini berakhir bagus. Ujungnya ada kesepakatan dan segera diadakan muktamar yang tidak satu pihak tapi bersama,” ujar K.H. Ma’ruf Amin. Ia menambahkan bahwa pertemuan sebelumnya yang melibatkan PWNU dan PCNU juga mengarah pada penyelenggaraan muktamar untuk menghilangkan potensi konflik.

Ketua Umum PBNU, K.H. Yahya Cholil Staquf, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para sesepuh ulama dan Mustasyar PBNU yang membimbing proses hingga tercapai kesepakatan. Ia menegaskan bahwa Muktamar ke-35 NU akan dipimpin oleh Rais Aam PBNU K.H. Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf.

Rapat konsultasi diinisiasi oleh Syuriyah PBNU dan dihadiri oleh Rais Aam PBNU, jajaran Syuriyah, Ketua Umum PBNU, Pengurus Tanfidziyah, serta sejumlah Mustasyar PBNU, termasuk K.H. Anwar Manshur, K.H. Nurul Huda Djazuli, dan K.H. Abdullah Ubab Maimoen.

Kesepakatan ini dianggap sebagai bentuk kecintaan pada Nahdlatul Ulama, menjaga tradisi musyawarah, dan akan ditindaklanjuti dengan langkah teknis untuk memastikan Muktamar berjalan tertib, sah, dan bermartabat.

Dikutip dari antaranews.com