Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada Senin pagi (12/1) dibuka menguat 55 poin atau 0,62 persen ke posisi 8.991,75, sejalan dengan penguatan bursa saham kawasan Asia. Kelompok 45 saham unggulan (LQ45) naik 4,50 poin ke 872,53.
Penguatan dipengaruhi data nonfarm payrolls AS Desember 2025 yang lebih rendah dari perkiraan, tercatat 50 ribu dibanding ekspektasi 73 ribu, meski tingkat pengangguran turun menjadi 4,4 persen. Kondisi ini meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga acuan The Fed, namun indikasi ekonomi AS tetap relatif kuat.
Pelaku pasar domestik juga mencermati perkembangan geopolitik, aksi korporasi emiten, serta data ekonomi lokal, termasuk retail sales. Sementara itu, bursa saham regional Asia juga menunjukkan penguatan: Nikkei +1,61%, Shanghai +0,22%, Hang Seng +0,24%, dan Strait Times +0,52%.
Bursa saham Eropa dan AS pada Jumat (9/1) sebelumnya juga ditutup menguat, termasuk Euro Stoxx 50 +0,77%, FTSE 100 +0,80%, DAX +0,53%, CAC +1,44%, Dow Jones +0,48%, S&P 500 +0,65%, dan Nasdaq +1,02%. IHSG diperkirakan berkonsolidasi di kisaran 8.860–9.000 pada pekan ini selama tidak menembus level 9.000.
Dikutip dari antaranews.com
