Puncak HUT ke-61 Partai Golkar yang digelar Jumat (5/12/2025) di Jakarta menjadi momentum strategis untuk menegaskan reposisi dan konsolidasi partai di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia. Ketua LKI DPP Golkar, Dave Laksono, menyebut perayaan ini memiliki makna substansial karena digerakkan langsung oleh Ketua Umum Golkar.
Dalam pidatonya, Bahlil menegaskan Golkar sebagai institusi kader bagi seluruh anak bangsa, menolak anggapan partai sebagai milik dinasti politik tertentu. Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan legitimasi kepemimpinan Bahlil.
Dave Laksono menekankan bahwa gaya kepemimpinan Bahlil menghadirkan energi baru bagi strategi komunikasi Golkar. Partai berfokus pada transparansi, keterbukaan data, dan disiplin narasi sebagai kunci membangun kepercayaan publik.
Selain itu, Golkar menegaskan kesiapan adaptif terhadap dinamika sosial dan tantangan nasional. HUT ke-61 ini menjadi simbol transformasi Golkar menjadi partai berbasis kinerja, berorientasi solusi, dan komunikatif melalui ekosistem politik digital.
Dengan kombinasi kepemimpinan visioner Bahlil dan tata kelola komunikasi yang solid, Golkar memasuki era baru sebagai partai pembangunan yang efektif dan terpercaya di mata masyarakat.
Sumber RRI.co.id
