Banjir bandang Sukabumi pekan lalu memicu evakuasi massal warga dari daerah terisolir akibat material banjir yang menutup jalur darat. Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Pemadam Kebakaran fokus memberikan bantuan tanggap darurat dan mengevakuasi warga ke lokasi aman.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran, Anita Mulyani, menyampaikan bahwa masih banyak wilayah yang sulit dijangkau sehingga tim penyelamat terus berupaya membuka akses agar bantuan dapat tersalurkan. Selain itu, personil juga siaga menghadapi potensi musibah susulan karena hujan deras masih sering terjadi.
Upaya ini bertujuan tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga meminimalkan kerugian materi bagi warga terdampak. Banjir bandang Sukabumi menjadi peringatan penting mengenai kesiapsiagaan bencana dan koordinasi tanggap darurat di wilayah rawan bencana.
Dikutip dari RRI.co.id
