Di Kendari, jajanan tradisional risol tetap menjadi pilihan favorit masyarakat saat berbuka puasa, meski berbagai takjil viral bermunculan di media sosial. Risol dikenal dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam, serta beragam isian seperti sayur, ayam, dan mayones, menjadikannya mudah diterima berbagai kalangan.
Fenomena takjil viral kerap dipengaruhi unggahan kreator konten yang menampilkan tampilan menarik dan rasa unik. Meski demikian, jajanan klasik seperti risol tetap bertahan karena sudah akrab di lidah masyarakat dan harganya terjangkau. Ahli gizi Kementerian Kesehatan RI juga mengingatkan untuk memilih takjil secukupnya agar tetap sehat.
Risol mudah ditemukan di pasar Ramadan maupun dijajakan pelaku UMKM di Kendari. Kehadirannya membuktikan bahwa jajanan tradisional masih mampu bertahan di tengah gempuran tren kuliner digital, karena cita rasa dan kedekatannya dengan kebiasaan masyarakat.
Dikutip dari RRI.co.id
