Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, menilai wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD lebih condong pada kepentingan jangka panjang dan konsolidasi kekuasaan, bukan sekadar efisiensi. Ia menekankan adanya indikasi koalisi permanen dan strategi mempertahankan kekuasaan menjelang Pemilu 2029.
Deddy juga menyoroti biaya besar penyelenggaraan pilkada dan menyarankan agar pelaksanaannya digabung dengan pemilu lain, misalnya pemilu DPRD atau pilpres, dengan perbedaan hanya pada surat suara. Mengenai money politics, ia menekankan pentingnya penegakan hukum dan pengaturan maksimum spending, termasuk melalui sistem pelaporan dana kampanye yang transparan.
Terkait sikap PDIP jika wacana ini dipaksakan, Deddy menegaskan pihaknya akan mengembalikan keputusan kepada rakyat, mengingat partainya hanya memiliki 16 persen kursi di DPR. Menurutnya, rakyat harus menilai apakah sistem sentralistik seperti ini layak diterapkan.
Dikutip dari kompas.tv
