BITUNG — Menjelang momen Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2026, BPH Migas menekankan pentingnya persiapan stok dan pengawasan penyaluran BBM subsidi. Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menyampaikan bahwa penambahan stok Pertamina diperlukan agar tidak terjadi antrean atau kekurangan BBM, baik Jenis BBM Tertentu (JBT) maupun Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP).
Anggota Komite BPH Migas, Harya Adityawarman, menekankan perlunya pengawasan ketat dan koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran, volume, dan guna. Senada, Hasbi Anshory menekankan sosialisasi kepada masyarakat agar BBM subsidi dinikmati oleh yang berhak, sekaligus mendorong penggunaan BBM nonsubsidi.
Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky, menambahkan, pihaknya terus memantau stok nasional dan terminal BBM, termasuk depot kritis, untuk memastikan ketersediaan BBM aman menjelang RAFI, terutama sebelum Ramadhan.
Dikutip dari antaranews.com
