Kesadaran untuk menjaga kelestarian alam makin terlihat dalam pelaksanaan ibadah Idul Adha di wilayah Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Pihak panitia kurban di daerah tersebut kini ramai-ramai meninggalkan kantong plastik sekali pakai dan beralih menggunakan anyaman bambu atau besek sebagai wadah untuk membagikan daging hewan kurban kepada warga.
Langkah ini menjadi bagian nyata dari program kampanye kurban ramah lingkungan yang sedang digalakkan di berbagai wilayah Indonesia. Selain penggunaan keranjang bambu, pemanfaatan pembungkus dari bahan alami lain seperti daun jati dan daun pisang juga dinilai jauh lebih aman bagi ekosistem karena sifatnya yang sangat mudah hancur dan terurai secara alami di tanah.
Menariknya, tren positif ini tidak hanya berdampak baik bagi pengurangan volume limbah plastik pasca-lebaran kurban. Lonjakan permintaan terhadap besek secara langsung juga membawa dampak ekonomi sekunder yang positif, yaitu membantu memulihkan eksistensi industri kerajinan bambu tradisional serta mendongkrak pendapatan para perajin lokal berskala kecil di daerah sekitar.
Dikutip dari antaranews.com
