Harga perak produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Jumat, 17 April 2026, mengalami penurunan sebesar Rp500 menjadi Rp50.100 per gram, setelah sebelumnya mencatat kenaikan dalam dua hari terakhir.
Koreksi harga ini sejalan dengan pergerakan logam mulia global, termasuk emas dan perak dunia yang cenderung stabil. Di pasar internasional, harga perak tercatat berada di kisaran USD 79 per ounce dan masih berpotensi mencatat kenaikan mingguan.
Sentimen pasar dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik, terutama terkait potensi kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran yang dapat meredakan tekanan inflasi serta ekspektasi kenaikan suku bunga global.
Meski demikian, gangguan pasokan energi dan ketidakpastian di kawasan Selat Hormuz masih menjadi faktor yang diperhatikan pelaku pasar. Kondisi ini membuat harga logam mulia, termasuk perak, tetap bergerak dinamis mengikuti perkembangan ekonomi dan geopolitik global.
Dikutip dari liputan6.com
