Informasi yang beredar di media sosial X terkait klaim 30 kilogram sabu hilang karena meleleh akibat cuaca panas dipastikan tidak benar. Unggahan tersebut mencatut nama Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, seolah-olah memberikan klarifikasi soal barang bukti yang disebut menguap karena suhu tinggi.
Kabar itu pertama kali ramai setelah sebuah akun di platform X mengunggah foto Kapolri yang disandingkan dengan ilustrasi sabu meleleh. Dalam narasinya, disebutkan bahwa 30 kilogram sabu hilang karena terurai akibat panas.
Menanggapi hal tersebut, Kadiv Humas Polri, Johnny Edizzon Isir, menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks. Ia memastikan tidak pernah ada pernyataan resmi dari Kapolri maupun institusi Polri yang menyebut barang bukti narkotika hilang karena cuaca panas atau terurai menjadi udara.
Polri menegaskan setiap barang bukti narkotika yang disita dicatat, diamankan, serta diuji secara forensik sesuai prosedur hukum yang ketat. Proses pengawasan dilakukan berlapis hingga tahap pemusnahan resmi, sehingga tidak mungkin terjadi kehilangan tanpa mekanisme pertanggungjawaban.
Melalui klarifikasi ini, Polri mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di ruang digital. Warganet diminta melakukan verifikasi terlebih dahulu dan merujuk pada kanal resmi kepolisian agar terhindar dari penyebaran hoaks, disinformasi, maupun informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya.
Sumber metrotvnews.com
