Pengembangan Cagar Budaya Nasional Melalui Skema PPP: Langkah Strategis Menteri Fadli Zon

Pengembangan Cagar Budaya Nasional Melalui Skema PPP: Langkah Strategis Menteri Fadli Zon

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan pentingnya melibatkan Public-Private Partnership (PPP) dalam pengembangan 85 Cagar Budaya Nasional baru. Langkah ini bertujuan memastikan pemeliharaan dan pengelolaan situs-situs bersejarah berjalan efektif dan berkelanjutan.

Menurut Menbud, setelah suatu situs ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional, keterlibatan sektor swasta dalam pemeliharaan dan pemanfaatannya menjadi sangat penting. Salah satu strategi yang diterapkan adalah pengadaan merchandise, yang diharapkan menyumbang sekitar 50 persen pendanaan, sementara tiket masuk berkontribusi sekitar 30 persen. Sisanya berasal dari anggaran pemerintah.

Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Sarana dan Prasarana siap mendukung pembangunan dan pemeliharaan cagar budaya agar pengelolaannya lebih profesional. Dukungan kelembagaan dan pendanaan yang memadai diyakini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

Sejalan dengan langkah Menbud, Sekretaris Daerah Jawa Timur, Heru Tjahjono, menekankan kolaborasi museum dan cagar budaya dengan berbagai pihak. Menambahkan fasilitas kekinian seperti kedai kopi ber-WiFi dan menggelar pameran modern di museum diyakini akan menarik lebih banyak pengunjung serta meningkatkan daya tarik budaya lokal.

Dikutip dari RRI.co.id