ICP Agustus 2026 Tembus 89,43 Dolar AS, Naik 7,75 Dolar dari Bulan Sebelumnya

ICP Agustus 2026 Tembus 89,43 Dolar AS, Naik 7,75 Dolar dari Bulan Sebelumnya

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada Agustus 2026 mencapai 89,43 dolar AS per barel. Angka tersebut meningkat 7,75 dolar AS dibandingkan ICP Juli yang berada di level 81,68 dolar AS per barel.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi ESDM Laode Sulaeman mengatakan kenaikan tersebut dipengaruhi dinamika pasar minyak global, terutama meningkatnya risiko geopolitik dan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan di sejumlah jalur distribusi penting.

Ketegangan di kawasan Selat Hormuz dan Laut Merah, termasuk gangguan terhadap kapal tanker serta fasilitas kilang, turut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap kelancaran pasokan minyak dunia. Selain itu, pengetatan sanksi dan kebuntuan diplomasi internasional juga menjadi faktor yang memengaruhi pergerakan harga.

Kenaikan ICP sejalan dengan harga minyak acuan dunia. Pada Agustus 2026, harga Brent tercatat 88,08 dolar AS per barel, sedangkan WTI mencapai 82,45 dolar AS per barel.

Memasuki September, pemerintah memperkirakan ICP masih berada di kisaran 83-87 dolar AS per barel. Perkembangan harga minyak dunia akan terus dipantau sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi dan akuntabilitas pengelolaan minyak dan gas nasional.