Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan baru dengan total nilai investasi mencapai Rp9,79 triliun. Peresmian dipusatkan di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan, ketahanan air, dan energi nasional.
Lima bendungan yang diresmikan meliputi Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat, Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali. Presiden menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin terdahulu yang telah berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur strategis tersebut.
Secara keseluruhan, kelima bendungan memiliki fungsi utama untuk mendukung layanan irigasi seluas 39.540 hektare, menyediakan air baku sebesar 3,6 meter kubik per detik, mengendalikan banjir di wilayah hilir, serta mendukung penyediaan energi.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjelaskan pembangunan lima bendungan berlangsung pada periode 2015–2025. Menurutnya, proyek tersebut tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga menjadi fondasi dalam memperkuat kedaulatan bangsa melalui peningkatan ketahanan pangan, energi, dan sumber daya air sesuai arah pembangunan pemerintah.
Dikutip dari antaranews.com
