Roadshow Samsat Jateng di Demak: Dorong Kepatuhan Pajak dan Optimalisasi PAD Desa Lewat Samsat Budiman

Roadshow Samsat Jateng di Demak: Dorong Kepatuhan Pajak dan Optimalisasi PAD Desa Lewat Samsat Budiman

Demak — Tim Pembina Samsat Provinsi Jawa Tengah menggelar pertemuan koordinasi dan evaluasi wilayah di Kabupaten Demak pada Senin (29/6). Langkah akselerasi ini diambil sebagai respons cepat atas data evaluasi yang menunjukkan adanya penurunan tingkat kepatuhan wajib pajak di wilayah Kabupaten Demak pada tahun 2026 dibandingkan dengan periode tahun 2025.

Pertemuan penting tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Masrofi, S.Sos., M.Si., Kepala Kantor Wilayah Utama Jasa Raharja Jawa Tengah, Triadi, S.H., M.H., QCRO, dan perwakilan dari jajaran Polres Demak.

Guna mengatasi tantangan tersebut, Bupati Demak mengambil langkah taktis dengan menggandeng seluruh perangkat desa maupun kelurahan untuk bergerak bersama di lapangan. Langkah ini mengoptimalkan pemanfaatan data digital dari aplikasi Sengkuyung Mobile milik Bapenda Jateng agar data kepemilikan serta tunggakan kendaraan dapat dipantau secara presisi dari tingkat akar rumput.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Utama Jasa Raharja Jawa Tengah, Triadi, S.H., M.H., QCRO, menyampaikan gagasan inovatif melalui program Samsat Budiman, di mana pelayanan dapat dilakukan secara bundling antara Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Skema ini diyakini akan mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PAD).

Lebih lanjut, dalam kesempatan tersebut juga ditekankan bahwa pembayaran PKB tidak lepas dari pemenuhan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Pembayaran SWDKLLJ ini sangat krusial karena dana yang dihimpun tersebut akan disalurkan kembali dalam bentuk santunan perlindungan dasar bagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

Melalui kolaborasi kuat dan integrasi program ini, diharapkan kesadaran wajib pajak di Demak kembali meningkat demi menyokong pembangunan daerah yang berkelanjutan, menjamin hak santunan korban kecelakaan, serta mewujudkan kemandirian ekonomi desa.Jasa Raharja Jawa Tengah mendukung peningkatan pembayaran PKB dan SWDKLLJ melalui kolaborasi lintas instansi di Kabupaten Demak.