Bank Indonesia melaporkan kinerja positif sistem pembayaran digital, termasuk QRIS Tap, yang telah mencatat transaksi Rp13,8 miliar dengan frekuensi 252 ribu transaksi sejak peluncuran pada Maret 2025. Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menekankan animo masyarakat cukup tinggi dan merchant yang menerima QRIS Tap mencapai 1,1 juta.
BI terus mengembangkan fitur QRIS Tap in, Tap out, serta memperluas penggunaan di sektor transportasi dan retail. Saat ini QRIS Tap tersedia di 14 provinsi, termasuk Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi Selatan.
Dalam transaksi digital Oktober 2025, volume pembayaran digital mencapai 4,45 miliar transaksi atau tumbuh 31,2% yoy, dengan transaksi QRIS meningkat 139,45% yoy. Infrastruktur pembayaran juga menunjukkan pertumbuhan, dengan BI-FAST memproses 446,77 juta transaksi senilai Rp1.115,09 triliun, dan BI-RTGS 0,99 juta transaksi senilai Rp22.524,61 triliun.
Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan stabilitas sistem pembayaran tetap terjaga, didukung infrastruktur yang handal dan struktur industri keuangan yang sehat.
Dikutip dari antaranews.com.
