Sebanyak 23 sekolah di Pasaman Barat dilaporkan terdampak banjir akibat luapan sungai, Selasa (25/11/2025). Plt Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Imter Pedri, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan langsung di lapangan untuk memastikan kondisi sarana pendidikan yang terendam.
Imter menjelaskan bahwa sekolah-sekolah terdampak tidak diwajibkan meliburkan siswa, terutama karena sedang memasuki masa menjelang ujian semester. Penentuan kegiatan belajar tetap diserahkan pada kondisi masing-masing sekolah. Ia menyebut, sebagian sekolah hanya mengalami genangan di area luar, sementara beberapa lainnya memiliki ruang kelas yang ikut terendam banjir.
Dari hasil pendataan sementara, terdapat dua TK, yaitu TK ABA Desa Baru dan TK Kasih Ibu di Kecamatan Koto Balingka, yang terkena dampak. Selain itu, terdapat 12 SD mulai dari SDN 18 Luhak Nan Duo hingga SDN 03 Sungai Beremas yang turut terendam. Untuk jenjang SMP, terdapat tujuh sekolah, termasuk SMP 02 Sasak, SMP 04 Kinali, serta MTs Sikabau Koto Balingka. Sementara itu, untuk tingkat SMA hanya satu sekolah yang terdampak, yakni SMA Swasta Sikabau.
Dinas Pendidikan berharap air segera surut agar aktivitas belajar mengajar bisa kembali normal. “Kita berharap hujan reda dan anak-anak bisa belajar seperti biasa,” ujar Imter.
Dikutip dari RRI.co.id
